Home / SOSIAL KEMASYARAKATAN / Keberhasilan Program Pemberdayaan Masyarakat Melalui Desa Mandiri Energi Berbasis Biogas

Keberhasilan Program Pemberdayaan Masyarakat Melalui Desa Mandiri Energi Berbasis Biogas

Dalam rangka kelancaran pelaksanaan tugas dan keberhasilan program di Bidang Sumberdaya Alam dan Tenologi Tepat Guna, Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPM-PD) Kabupaten Tulungagung meluncurkan Program Pilot Project Desa Mandiri Energi Berbasis Energi Terbarukan (Biogas).  Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa melaksanakan program kegiatan pemberdayaan masyarakat dengan menggali potensi dan pengelolaan sumberdaya alam serta pengembangan teknologi tepat guna (TTG) yang sesuai dengan potensi kearifan lokal dan kebutuhan masyarakat.

Teknologi yang dikembangkan dalam program ini adalah teknologi tepat guna (TTG) untuk mengelola limbah, dalam hal ini limbah peternakan (kotoran sapi) yang dimanfaatkan menjadi energi biogas dan saat ini telah dikembangkan pembangunan instalasi reaktor digester untuk biogas, yang dapat menjawab permasalahan masyarakat akan kebutuhan energi, yang tidak merusak lingkungan dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara mudah serta menghasilkan nilai tambah dari aspek ekonomi.

Program pengembangan energi alternatif berupa biogas ini mempunyai banyak kelebihan diantaranya: bahan baku melimpah, biaya murah, mudah diaplikasikan, perawatan praktis dan memiliki umur pakai yang cukup lama serta sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

Maksud dan tujuan Pengembangan Program Desa Mandiri Energi adalah untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kebutuhan bahan bakar minyak untuk keperluan sehari-hari.

Untuk tahun 2014 ini Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Tulungagung meluncurkan Program Pilot Project Desa Mandiri Energi, Sesuai Keputusan Bupati Tulungagung tanggal 12 April 2013 Nomor : 188.45/397/013/2013.

Ditetapkan lokasi Pilot Project Desa Mandiri Energi Tahun 2014 di Desa Sidomulyo Kecamatan Pagerwojo. Penetapan lokasi program ini didasarkan pada hal-hal sebagai berikut:

  1. Potensi sumber bahan baku (kotoran ternak) untuk pengembangan biogas cukup tinggi.
  2. Tersedia lahan yang cukup untuk penempatan instalasi biogas.
  3. Kebutuhan masyarakat akan biogas Sangat tinggi dan akses untuk mendapatkan energi sulit.
  4. Pendapatan masyarakat umumnya rendah.
  5. Kesadaran dan kepedulian masyarakat akan lingkungan cukup tinggi.
  6. Daerah terpencil dan termasuk wilayah tertinggal, jauh dari perkotaan serta benar-benar membutuhkan energi yang berupa biogas.

Dalam Pelaksanaan Program Desa Mandiri Energi ini yang berlokasi di Desa Sidomulyo Kecamatan Pagerwojo telah di bangun reaktor digester untuk biogas sebanyak delapan (8) titik yang terdiri dari: 10 meter kubik, 8 meter kubik dan 6 meter kubik yang biogasnya bermanfaat untuk 30 KK, dan dari Seratus sembilan (109) Kabupaten/Kota se-Indonesia lokasi yang mendapatkan Program Desa Mandiri Energi dari Dirjen PMD Kementerian Dalam Negeri pada pelaksanaan evaluasi Program Desa Mandiri Energi Tingkat Nasional pada bulan Oktober di Bangka Balitung, dan juga pada Orientasi Program Desa Mandiri Energi pada tanggal 25-28 Maret 2014 di Hotel Best Western Hariston Jakarta. Desa Sidomulyo Kecamatan Pagerwojo Kabupaten Tulungagung mendapatkan prestasi pelaksana terbaik se-Indonesia dalam rangka pelaksanaan Program Pemberdayaan Masyarakat dalam pengelolaan Pilot Project Desa Mandiri Energi Tahun 2014 dibawah binaan Dirjend PMD Kementerian Dalam Negeri, sehingga Kepala BPMPD Kabupaten Tulungagung (Bpk. Ir. Moch. Justi Taufik) dan Kepala Desa Sidomulyo Kec. Pagerwojo (Bpk. Mulyono Susanto) didaulat dan ditunjuk sebagai Narasumber ditingkat Nasional dalam pengelolaan Desa Mandiri Energi Berbasis Biogas.

Pada orientasi Program Desa Mandiri Energi di Jakarta tersebut, Bpk Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Tulungagung, memaparkan langkah-langkah dan kebijakan Pemerintah Kabupaten Tulungagung dalam pengelolaan program dimaksud hingga berhasil dengan baik.

Sedangkan Kepala Desa Sidomulyo Kecamatan Pagerwojo Kabupaten Tulungagung (Bpk. Mulyono Susanto), juga memaparkan dan mempresentasikan Pemberdayaan Masyarakat dalam pengelolaan dan tata cara pembuatan dan pembangunan reactor digester biogas secara mandiri dan swakelola.

Diharapkan dengan bantuan program tersebut bisa dijadikan stimulan/rangsangan lembaga masyarakat dalam menjalankan peran dan fungsinya sebagai dinamisator bagi warga desa dalam melaksanakan dan mengembangkan program, khususnya dalam meningkatkan perekonomian bagi masyarakat dan pemanfaatan biogas sebagai energi alternatif sehingga masyarakat desa mampu mewujudkan Desa Mandiri Energi yaitu desa yang mampu memenuhi dan mengembangkan kebutuhan energinya untuk memasak, penerangan dan mampu mengembangkan industri rumah tangga untuk kebutuhan hidup sehari-hari serta mampu memelihara ekosistem lingkungannya. BPMPDTA

About admin

Check Also

Pelepasan Calon Jamaah Haji Tahun 1438H / 2017 M

“Beribadah hajilah dengan santun” begitulah pesan Bupati Tulungagung Syahri Mulyo, SE.MSi saat acara Pelepasan Calon …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *