Home / SOSIAL KEMASYARAKATAN / Pembinaan PKL Rejoagung dan Ngemplak

Pembinaan PKL Rejoagung dan Ngemplak

Krisis Ekonomi dan Moneter telah memberi pelajaran bahwa Koperasi dan UMKM sebagai pelaku usaha yang relatif tahan terhadap guncangan dan sebagai salah satu faktor yang menyelamatkan perekonomian negeri ini. Oleh karena itu keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) sebagai salah satu komponen UMKM perlu dibina dan ditingkatkan kualitasnya agar lebih menarik bagi para konsumennya.

Dalam sebuah pertemuan yang membahas koordinasi pembinaan terhadap para PK5, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Drs. Eko Asistono, M.Si. menyampaikan bahwa PKL yang berlokasi di Rejoagung dan Ngemplak diharapkan untuk terus menjaga kualitas dagangannya, baik kualitas rasa masakan, pelayanan maupun kebersihan dan kerapian tempatnya, agar konsumen lebih tertarik untuk datang ke tempat tersebut.

Selain meningkatkan kualitas, para PKL perlu untuk melembagakan kelompoknya dalam bentuk Koperasi. Untuk PKL Ngemplak sebenarnya telah terbentuk Koperasi yang bernama “Mumpuni”, namun karena relokasi dari alun-alun ke Ngemplak menjadikan Koperasi ini vakum. Oleh karena itu perlu diadakan revitalisasi dengan mereorganisasi kepengurusan Koperasi yang ada.

Sedangkan untuk PKL di Rejoagung telah terbentuk paguyuban PK5 yang bernama ”Samudera Arta” dan perlu untuk memperkuat kelompoknya dengan melembagakannya menjadi Koperasi.

Pembentukan Koperasi bagi PKL bertujuan, selain untuk memperkuat kelembagaan kelompoknya, juga memperkuat permodalan serta akses permodalan pada pihak ketiga dan mempermudah koordinasi antara PKL.

About admin

Check Also

Pelepasan Calon Jamaah Haji Tahun 1438H / 2017 M

“Beribadah hajilah dengan santun” begitulah pesan Bupati Tulungagung Syahri Mulyo, SE.MSi saat acara Pelepasan Calon …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *