Home / KESEHATAN / Sosialisasi dan Koordinasi POPM Kecacingan

Sosialisasi dan Koordinasi POPM Kecacingan

Begitu besarnya dampak yang ditimbulkan akibat cacing, maka dirasa perlu pemerintah secara terus menerus untuk melakukan sosialisasi terkait penyakit yang disebabkan oleh cacing. Bertempat di Kantor IDI Jl. Wahid Sudiro Husodo Tulungagung, Rabu 24 Mei 2017 diselenggarakan Sosialisasi Dan Koordinasi POPM (Pemberian Obat Pencegahan Masal) Kecacingan Pada Lintas Sektor dan Lintas Program.

Kegiatan diikuti oleh 32 orang kepala Puskesmas, 5 orang dari intern Dinas Kesehatan serta 5 orang dari lintas sektor. 

Hadir sebagai narasumber pada kegiatan tersebut Budi Santosa, S KM, MM dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. “Penderita cacingan ditandai dengan lesu, mudah lelah, mudah sakit, kurang nafsu makan serta badannya lebih kecil dibandingkan anak sebagainya,” begitu disampaikan oleh Budi Santosa. Cacingan sendiri adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh cacing perut yang penularannya melalui tanah lalu berkembang biak dalam sistem tubuh.

Cacingan diderita oleh 85% anak di Indonesia. Cacingan sendiri merusak gizi anak yang terinfeksi dengan banyak cara serta bisa menyebabkan kematian. Penurunan gisi pada anak karena cacingan menyebabkan pertumbuhan fisik terganggu, merusak perkebangan kognitif serta membatasi kemajuan pendidikan anak. Melihat begitu bahaya yang ditimbulkan karena cacingan, maka cara pencegahan paling mudah adalah dengan menerapkan pola hidup bersih atau PHB yakni dengan menjaga kebersihan diri, kebersihan makanan serta kebersihan lingkungan. Membiasakan cuci tangan sejak dini adalah hal dasar yang harus dilakukan oleh para orang tua terhadap anaknya. Sedangkan upaya lain yang bisa diberikan adalah dengan memberikan obat cacing pada anak usia dini dan peserta didik di SD/MI. Semua anak balita mendapat obat cacing setahun sekali pada saat pemberian vitamin A di bulan Agustus di Posyandu, fasilitas kesehatan yang lainnya, di TK atau PAUD serta tempat penitipan anak. Keuntungan pengobatan cacingan di antaranya adalah menurunkan angka kurang gizi, menurunkan anemia, meningkatkan pendapatan per kapita serta meningkatkan pertumbuhan badan baik berat badan maupun tinggi badan. Yang pada gilirannya adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat bisa tercapai. (DISKOMINFO)

About andy

Check Also

Jadwal Kegiatan Peringatan HUT Proklamasi Ke-72 RI Tahun 2017 Kabupaten Tulungagung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *